Panggilan untuk Aku
Tutur ayah katanya
Dan aku duduk di sisi jendela
Berjeruji dengan kain birunya
Bersibak terang gelap
Sambil bersiul udara di lengan
Yang mencerca pada lembar
Terantuk ingin secangkir kopi
Sayang tertinggal kemarin sore
Tatapku pada kipas
Dalam pikirku "kau lelah ? tak lagi hidup"
Karena sudah sedari dulu, kursi ini begitu
Merangkak tak ingin pulang
Terjebak di masalah yang kebetulan
Dengan sepatu tak hitam berjalan
Hendak tidur, tapi bukan
Karena terbangun lagi
Saat dalam lelah terdengar marah ayah
Dan tangisi marah itu
Lelah mata aku melotot
Namun tak kan pernah lagi tidur
Dalam dangkal atau tidak di pikir
Kecuali berkata orang baraka Allah

baik2 zal di sana......
BalasHapusAamiin.
BalasHapus